HEWAN KURBAN DAN KESEHATAN

.
Denny Widaya Lukman

Tidak lama lagi, umat Islam dunia akan melaksanakan Idul Kurban yang ditandai dengan pemotongan hewan kurban untuk dibagikan kepada yang berhak mendapatkan.
.
Di Indonesia, pemotongan hewan masih diijinkan dilaksanakan di luar Rumah Potong Hewan sesuai peraturan perundangan, dengan pengawasan dari Dinas yang membidangi Kesehatan Hewan/Kesehatan Masyarakat Veteriner.
.
Mengingat hewan dapat menularkan bibit penyakit (kuman) hewan melalui daging, maka hewan kurban harus dipastikan SEHAT selain persyaratan syariah yang ditetapkan.
.
Panitia Kurban sebaiknya benar-benar memerhatikan KESEHATAN HEWAN KURBAN yang dibeli atau diterima agar bibit penyakit (kuman) yang ada di hewan sakit TIDAK MENULAR kepada pekerja yang menangani dan memotong hewan kurban dan orang-orang yang menerima daging kurban, serta TIDAK MENCEMARI lingkungan sekitar tempat pemotongan.
.
Panitia sebaiknya meminta bantuan kepada Dinas yang membidangi Kesehatan Hewan (maaf, BUKAN DINAS KESEHATAN) untuk ikut memeriksakan kesehatan hewan kurbannya atau minta bantuan kepada DOKTER HEWAN yang tinggal di lingkungan tempat pemotongan hewan kurban.
.
JANGAN MEMOTONG HEWAN KORBAN YANG SAKIT DAN JANGAN MEMBAGIKAN DAGING DARI HEWAN YANG SAKIT.
.
Ada beberapa penyakit hewan pada sapi, kerbau, kambing, domba yang sangat fatal (mematikan) bagi manusia dan lingkungan, antara lain Penyakit Antraks. Penyakit ini dapat menular kepada orang-orang yang menangani hewan potong dan dagingnya, serta orang yang mengonsumsi daging atau jeroannya, sekalipun daging dan jeroan sudah dimasak.
.
Semoga pelaksanaan pemotongan hewan kurban kita berjalan baik dan semua sehat aamiin
.
#HewanKurban
#Higiene Daging
#KesehatanMasyarakatVeteriner KESMAVET
#AsosiasiKesehatanMasyarakatVeterinerIndonesia ASKESMAVETI

Tinggalkan Balasan