KASIRA: BENTUK PERAN SERTA AKTIF MASYARAKAT UNTUK BEBAS RABIES DI SUKABUMI

Dr. drh. Denny Widaya Lukman, M.Si
.
Kabupaten Sukabumi masih belum bebas rabies, terutama di wilayah selatan. Di beberapa kecamatan, anjing banyak dipelihara masyarakat untuk berburu. Keterbatasan sumber daya manusia (dokter hewan dan paramedis) dan anggaran (terutama pengadaan vaksin dan biaya operasional) di pemerintah daerah, serta kondisi lapang yang berbukit dan sulit dilalui kendaraan menjadi kendala pengendalian rabies.
.
Tahun 2016 Departemen Ilmu Penyakit Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, Fakultas Kedokteran Hewan, Institut Pertanian Bogor (Dep IPHK FKH IPB) melaksanakan penelitian terkait pengendalian rabies berbasis pemberdayaan masyarakat yang didanai Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat IPB (LPPM IPB).
.
Penelitian ini untuk mendukung JAWA BARAT BEBAS RABIES sebagai bagian DUNIA BEBAS RABIES 2030.
.
Ide dasar diprakarsai oleh Bapak drh Abdul Zahid Ilyas, MSi, Dosen Epidemiologi Veteriner, yaitu membentuk “kader” dari masyarakat untuk berperan serta membantu pengendalian dan pencegahan rabies di masyarakat melalui pembentukan KADER SIAGA RABIES yang disingkat KASIRA.


.
Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Jampang Tengah sebagai model. KASIRA dipilih oleh masyarakat dari setiap desa.
Kader yang dipilih berasal dari berbagai unsur masyarakat yaitu Ibu-Ibu PKK, aparat desa (Linmas), komunitas pemburu, Babinmas, dan Babinsa.
.
KASIRA yang terbentuk diberikan pembinaan melalui pelatihan tentang rabies, cara penanganan anjing, teknik penyuluhan, dan prosedur operasi baku (POB) yang dikembangkan terkait tindakan pencegahan dan pengendalian rabies serta keterkaitannya dengan Dinas yang membidangi kesehatan hewan dan kesehatan, termasuk Puskesmas.
.
Kegiatan KASIRA di Kecamatan Jampang Tengah didukung aktif oleh Camat dan aparatnya serta tokoh masyarakat.

.
Kegiatan yang telah dilaksanakan oleh KASIRA antara lain membantu Dinas Peternakan dalam vaksinasi rabies pada anjing di wilayah kerja, melaksanakan pendaftaran (registrasi) anjing, melaksanakan penyuluhan kepada masyarakat khususnya ibu-ibu di Posyandu, dan membantu evaluasi kegiatan.
.
Studi tentang pengetahuan, sikap, dan praktisi (studi KAP) masyarakat diukur sebelum pelaksanaan kegiatan oleh KASIRA dan evaluasinya dilaksanakan setelah 3 bulan kegiatan. Hasil evaluasi terhadap kegiatan penyuluhan yang dilakukan terhadap masyarakat telah berhasil meningkatkan pengetahuan dan sikap positif masyarakat dalam pencegahan rabies. Selain itu, antusias dan respon ibu-ibu di Posyandu terhadap penyuluhan rabies sangat luar biasa positif.

.
Setelah kegiatan penelitian IPB, keberlangsungan KASIRA telah ditindaklanjuti oleh Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi bersama-sama Dinas Kesehatan termasuk Puskesmas. Pada tahun 2019, telah dibentuk lagi KASIRA di Kecamatan Nyalindung.
.
KASIRA merupakan bentuk pemberdayaan masyarakat di desa dalam pencegahan rabies.
.
BERSAMA KITA BISA BERANTAS RABIES …
.
#DinasPeternakanKabupatenSukabumi
#LPPMIPB
#FKHIPB
#DepIPHKFKHIPB
#Rabies
#Zoonosis
#KecamatanJAMPANGTENGAHSukabumi
#PuskesmasJAMPANGTENGAHSukabumi
#KaderSiagaRabies KASIRA
#JABARBEBASRABIES
#WorldRabiesDay 28 September 2019
#KesehatanMasyarakatVeteriner KESMAVET

Tinggalkan Balasan